Harga tomat di India meroket hingga 700%, masyarakat tidak mampu membelinya, dan McDonald's juga tidak mampu membelinya. Alasannya adalah gelombang panas yang terjadi di India pada bulan April hingga Juni tahun ini membuat tanaman tomat tidak dapat berbunga, sehingga mengakibatkan penurunan produksi tahun ini sebesar 70%. Data Kementerian Pangan India menunjukkan bahwa pada 16 Juli, harga eceran tomat di New Delhi, India, adalah 178 rupee (sekitar RMB 16) per kilogram, tujuh kali lipat dari harga sebelumnya sebesar 27 rupee (sekitar RMB 2,3). Hal ini membuat netizen India bercanda di media sosial dengan mengatakan bahwa harga tomat mengungguli bensin dan solar. Permasalahan pertanian di India sangatlah serius, selain permasalahan cuaca, permasalahan tersebut juga mencakup kekurangan dalam pemeliharaan air, pupuk dan teknologi lainnya. Kelambanan pemerintah India di bidang pertanian menyebabkan produksi pertanian India berfluktuasi dan menjadi tidak aman.