Dalam pidato terbaru di KTT G7 tentang negosiasi anggaran, Presiden Biden menegaskan bahwa ia tidak akan menyetujui kesepakatan utang apa pun yang melindungi pedagang kripto. Pernyataan ini muncul pada saat industri mata uang kripto menghadapi pengawasan ketat dari regulator AS. Pernyataan Biden menyoroti komitmennya untuk memastikan sistem keuangan yang adil dan setara yang tidak memungkinkan penghindaran pajak atau eksploitasi warga Amerika yang rentan.
Dalam pidatonya, Presiden Biden menekankan pentingnya kesepakatan bipartisan dalam melangkah maju. Ia menyatakan bahwa sebelum berangkat ke pertemuan puncak, ia telah bertemu dengan keempat pemimpin kongres dan mencapai konsensus bahwa kerja sama bipartisan sangat penting. Hal ini menunjukkan bahwa setiap kesepakatan utang yang melibatkan mata uang kripto harus menerima dukungan dari kedua belah pihak dalam spektrum politik.
Salah satu poin utama yang disampaikan Biden adalah perlunya memprioritaskan kesejahteraan rakyat Amerika.
Dia menyatakan, "Saya tidak akan menyetujui kesepakatan yang melindungi pengemplang pajak dan pedagang kripto yang kaya raya sambil menempatkan asisten pangan dalam risiko."
Pernyataan ini menggarisbawahi komitmennya untuk memastikan bahwa manfaat sistem keuangan tidak memihak pada segelintir orang dengan mengorbankan mereka yang membutuhkan.
Peningkatan Pengawasan terhadap Mata Uang Kripto
Pernyataan Presiden juga menyoroti meningkatnya kekhawatiran di kalangan regulator AS mengenai mata uang kripto. Dengan sifatnya yang terdesentralisasi dan potensi anonimitas, mata uang kripto telah meningkatkan kewaspadaan dalam hal penghindaran pajak dan pencucian uang. Sikap Biden mencerminkan komitmen pemerintah untuk menerapkan peraturan yang lebih ketat guna mengatasi kekhawatiran ini dan mencegah eksploitasi sistem keuangan.
Penolakan Presiden Biden untuk melindungi pedagang kripto dalam kesepakatan utang sejalan dengan visinya yang lebih luas tentang sistem keuangan yang adil dan setara. Fokusnya pada pemotongan pengeluaran lebih dari satu triliun dolar menunjukkan tekadnya untuk memprioritaskan kebutuhan rakyat Amerika di atas kepentingan segelintir orang. Dengan tidak menyetujui kesepakatan utang yang melindungi pedagang kripto, Biden bertujuan untuk memastikan bahwa sistem keuangan beroperasi secara transparan dan bertanggung jawab.
Selain membahas mata uang kripto, Presiden Biden juga menyatakan penolakannya terhadap keringanan pajak sebesar $30 miliar untuk industri minyak. Ia berpendapat bahwa industri tersebut, yang menghasilkan $200 miliar tahun lalu, tidak memerlukan insentif tersebut sementara membahayakan nyawa 21 juta warga Amerika. Pernyataan ini menunjukkan komitmennya untuk mengalihkan sumber daya ke bidang-bidang yang menguntungkan mayoritas warga Amerika dan mengatasi tantangan sosial yang mendesak.