Makroekonomi saat ini berada dalam resesi yang parah, dan tingkat inflasi juga menurun, yang berarti tingkat harga turun secara keseluruhan, yaitu deflasi. Situasi ini berdampak pada segala jenis investasi, termasuk mata uang kripto. Mata uang kripto telah lama dianggap sebagai aset safe-haven karena nilainya tidak terpengaruh oleh intervensi pemerintah dan tidak terpengaruh oleh tingkat inflasi.

Namun, ketidakstabilan lingkungan makroekonomi saat ini berdampak buruk pada pasar mata uang kripto, menyebabkan harga mata uang kripto turun. Salah satu alasan utama terjadinya situasi ini adalah sebagian besar masyarakat menghadapi ketidakstabilan ekonomi dan keputusan konsumsi serta investasi mereka menjadi lebih konservatif.

Ketika uang di pasar berkurang, pasar saham pasti akan menyebar ke mata uang kripto. Saat ini, korelasi positif antara cryptocurrency dan Nasdaq masih sangat kuat.

Koreksi dari tahun 2100 ke tahun 1800 beberapa waktu lalu hanya memakan waktu beberapa hari. Volatilitasnya juga sangat tinggi.

Cara teraman adalah menunggu penurunan berikutnya. Sangat mungkin untuk melihat ETH di 1,300 dan BTC di bawah 20,000. Perekonomian riil saat ini sedang tidak berjalan baik. Lihat saja ekspor dalam negeri dan Anda akan tahu bahwa pasti akan ada sebuah koreksi besar. Sungguh, uang tunai adalah rajanya.