Kesimpulan utama

  • Istilah metaverse digunakan untuk menggambarkan ruang online 3D yang imersif di mana pengguna direpresentasikan sebagai avatar pribadi.

  • Kecerdasan buatan (AI) adalah teknologi baru yang menggunakan komputer untuk meniru kecerdasan manusia dan melakukan tugas-tugas kompleks seperti pengambilan keputusan, pemecahan masalah, dan pembelajaran.

  • AI dapat membantu memajukan metaverse dan membuat interaksi dengannya menjadi lebih inklusif, realistis, dan aman.

Ingin tahu apakah kecerdasan buatan (AI) dan metaverse dapat bekerja sama? Kita akan melihat lima potensi penerapan AI di metaverse. Cari tahu lebih lanjut tentang interaksi mereka di artikel ini.

Kecerdasan buatan (AI) dan metaverse adalah beberapa teknologi paling menakjubkan di abad ke-21. Mereka diyakini mampu mengubah banyak aspek kehidupan kita, memodernisasi berbagai industri, dan meningkatkan efisiensi proses kerja tradisional. Meskipun kedua teknologi ini biasanya dianggap terpisah, keduanya memiliki lebih banyak kesamaan daripada yang terlihat pada pandangan pertama. Sebelum kita melihat hubungan antara AI dan metaverse, mari kita definisikan dulu istilah-istilah ini.

Apa itu metaverse?

Metaverse adalah konsep yang menggambarkan versi hipotetis internet masa depan. Ini akan menjadi pengalaman online 3D yang mendalam di mana pengguna akan direpresentasikan sebagai avatar pribadi dan akan dapat menjelajahi dunia digital menggunakan virtual reality (VR), augmented reality (AR) dan teknologi serupa lainnya. Daripada mengakses Internet melalui layar komputer atau smartphone, kita akan bisa menggabungkan dunia fisik dan dunia maya. Pada akhirnya, metaverse akan memungkinkan orang untuk bekerja, bermain, dan berkomunikasi di berbagai ruang 3D.

Konsep metaverse diusulkan oleh penulis Neal Stephenson dalam novel fiksi ilmiahnya tahun 1992, Avalanche. Tiga puluh tahun yang lalu hal itu tampak fantastis, namun metaverse akan segera menjadi kenyataan. Meskipun metaverse itu sendiri masih ada, beberapa platform online sudah menerapkan elemen-elemennya. Misalnya, video game seperti Fortnite dan Horizon World menghadirkan banyak elemen kehidupan kita sehari-hari ke dunia online.

Untuk informasi lebih lanjut tentang metaverse, lihat artikel kami Apa itu metaverse?

Apa itu kecerdasan buatan (AI)?

Kecerdasan buatan (AI) adalah teknologi yang menggunakan komputer untuk meniru kecerdasan manusia dan melakukan tugas-tugas kompleks seperti pengambilan keputusan, pemecahan masalah, dan pembelajaran. Selama sepuluh tahun terakhir, AI telah berkembang pesat dan secara aktif diperkenalkan ke berbagai aspek kehidupan kita. Hal ini ditemukan dalam berbagai teknologi yang kita gunakan setiap hari, baik itu chatbot di meja bantuan atau asisten suara seperti Siri dan Alexa.

Apakah Anda siap untuk terjun ke dunia blockchain dan mata uang kripto yang menarik? Pelajari konten di Binance Academy!

Memadukan AI dan Metaverse

dukungan 24/7

Chatbot AI biasanya merespons pertanyaan pelanggan, memudahkan proses pendaftaran, dan menyelesaikan masalah sederhana secara instan. Bentuk interaksi dengan asisten AI ini juga dapat digunakan di metaverse. Chatbot AI dapat memberikan informasi tentang layanan yang tersedia, menjawab pertanyaan sederhana tentang produk, menerima pesanan, dan melakukan banyak tugas lainnya. Misalnya, jika Anda tidak dapat menemukan sepasang sepatu yang tepat saat berbelanja di metaverse, chatbot bertenaga AI akan membantu Anda menemukan toko dan produknya.

Inklusivitas

Melalui kekuatan kecerdasan buatan, metaverse bisa menjadi lebih inklusif. Pemrosesan bahasa alami (NLP) adalah salah satu cabang AI yang berpotensi mendobrak hambatan bahasa antarmanusia. NLP memungkinkan mesin untuk memahami, membaca, dan bahkan mengenali bahasa, yang dapat sangat memudahkan komunikasi antar pengguna dari berbagai negara.

Oleh karena itu, NLP, pengenalan suara, visi komputer, terjemahan AI, dan perangkat AR akan membantu meningkatkan cara pengguna berinteraksi satu sama lain dan metaverse. Misalnya, Anda akan dapat berbicara bahasa ibu Anda di metaverse dan menerima masukan dalam bentuk gambar dan video.

Banyak orang tertarik dengan metaverse karena prospek interaksi mendalam dengan ruang virtual. Namun, bagi orang yang tidak memiliki keterampilan teknis atau penyandang disabilitas, metaverse mungkin tidak ramah pengguna. Oleh karena itu, kecerdasan buatan akan dapat meningkatkan inklusivitas dan aksesibilitasnya, menyediakan lingkungan online yang nyaman bagi setiap pengguna.

Personalisasi

Hal pertama yang dilakukan pengguna di metaverse adalah membuat avatar mereka sendiri. Opsi tersebut dapat dibuat lebih realistis menggunakan aplikasi AI yang menyarankan opsi berdasarkan data pengguna.

Selain itu, banyak platform online, seperti situs belanja dan jejaring sosial, menggunakan algoritme rekomendasi berbasis AI yang menganalisis data pengguna dan memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi berdasarkan halaman yang dilihat. Fitur ini juga dapat digunakan di metaverse untuk mempersonalisasi penawaran.

Deteksi spam

AI dapat membantu memerangi ancaman keamanan di metaverse. Misalnya, penerapan filter spam yang didukung AI akan mampu menyingkirkan pesan-pesan yang mengganggu dan berpotensi membahayakan, apa pun bentuknya dalam metaverse.

permainan

AI dapat digunakan untuk membuat karakter non-pemain (NPC) humanoid yang akan berinteraksi dengan pengguna di lingkungan virtual. Karakter-karakter ini akan dapat “melihat” dan “mendengar” pengguna serta memahami ucapan mereka, sehingga membuat game menjadi lebih imersif. Selain itu, karakter game yang didukung AI akan mampu berkomunikasi dengan lebih meyakinkan, menggunakan bahasa tubuh dan ucapan untuk mensimulasikan percakapan yang realistis.

Kesimpulan

Kecerdasan buatan bukanlah solusi universal untuk menciptakan metaverse yang sempurna. Namun, hal ini akan membantu meningkatkan bentuk dan metode interaksi dengan ruang virtual. Jika kedua teknologi menjanjikan ini dapat mewujudkan potensinya, maka keduanya akan merevolusi dunia digital. Seiring berkembangnya teknologi, kita akan melihat inovasi-inovasi yang lebih menarik dan bermanfaat.

Ingin mempelajari lebih lanjut tentang blockchain, mata uang kripto, dan dunia Web3 yang menarik? Daftar di Binance dan selesaikan verifikasi identitas.

informasi tambahan

  • (Akademi) Bagaimana AI akan berdampak pada DeFi: prospek dan kesalahpahaman

  • (Akademi) Blockchain dan kecerdasan buatan - teknologi masa depan

  • (Blog) Metaverse - Dunia Melampaui Kemungkinan

  • (Blog) AI dan Blockchain: Siapa yang Dapat Mengakses Percakapan ChatGPT Anda?

  • (Blog) Apa itu ChatGPT dan bagaimana cara menggunakannya di dunia cryptocurrency?