Saat ini masih berada dalam periode keseimbangan pasar bull, disarankan untuk terus menahan.
Indikator ≥5: Hindari puncak
Indikator ≤2: Ambil dasar
Saat ini = 3
1. Akurasi historis:
Grafik pelangi Bitcoin telah berhasil mencerminkan siklus volatilitas harga Bitcoin berkali-kali dalam sejarah. Misalnya, harga Bitcoin mendekati puncak atas selama 52 hari pada tahun 2017, dan menyentuh puncak atas selama 86 hari pada tahun 2021. Kedua momen tersebut terjadi pada puncak pasar bull. Selain itu, grafik pelangi juga sangat akurat saat mengeluarkan sinyal ambil dasar, dengan banyak kali tepat dalam sejarah.
2. Logika perhitungan:
Grafik pelangi Bitcoin didasarkan pada garis regresi logaritma pusat, yang awalnya dikemukakan oleh Trolololo pada tahun 2014 dan telah disesuaikan selama bertahun-tahun untuk mencocokkan perubahan harga Bitcoin. Rumus regresi versi awal adalah sebagai berikut:
\text{Harga Bitcoin} = 10^{(2.66167155005961 \cdot \ln(\text{Hari sejak 9 Januari 2009}) - 17.9183761889864)}
Rumus ini menangkap tren harga jangka panjang Bitcoin, memperkirakan nilai masa depannya melalui regresi logaritmik, dengan mempertimbangkan pola pertumbuhan historisnya.
3. Bagaimana cara kerja grafik pelangi Bitcoin?
Analisis regresi:
Menggunakan analisis regresi untuk memodelkan hubungan antara harga Bitcoin (variabel dependen) dan waktu (variabel independen). Dengan metode ini, dapat diperkirakan harga Bitcoin pada tanggal tertentu. Model regresi logaritmik membantu meratakan nilai ekstrem dari fluktuasi jangka pendek, memprediksi perubahan harga jangka panjang.
Pertumbuhan logaritmik:
Tingkat pengembalian Bitcoin menunjukkan tren penurunan eksponensial seiring berjalannya waktu. Pada tahap awal, harga meningkat dengan cepat, tetapi seiring dengan matangnya pasar, tingkat pengembalian mulai melambat. Skala logaritmik mencerminkan pola pengembalian yang menurun ini.
Invarian skala:
Grafik menggunakan skala linier logaritmik, di mana waktu ditampilkan secara linier dan harga ditampilkan secara logaritmik. Dengan cara ini, baik harga dari 100 dolar menjadi 1.000 dolar, maupun dari 10.000 dolar menjadi 100.000 dolar, proporsi perubahan visual tetap sama.
Pemodelan data historis:
Konstanta dalam rumus ini diperoleh dengan mencocokkan data harga historis:
Faktor pengali: 2.66167155005961
Koefisien pengurangan: -17.9183761889864
Ini melibatkan penyesuaian model logaritmik untuk meminimalkan perbedaan antara prediksi dan harga aktual, yang memiliki unsur subjektivitas.
Refleksi sentimen pasar:
Grafik pelangi menggunakan diagram pita yang dikodekan dengan warna, dari "penjualan" (biru) hingga "area gelembung maksimum" (merah tua), secara intuitif mencerminkan sentimen pasar dan membantu mengidentifikasi potensi titik beli dan jual.
Menghubungkan grafik pelangi Bitcoin:
Garis regresi pusat: Mewakili tren harga jangka panjang, yang diperoleh dari pemodelan data historis.
Faktor pengali warna: Membuat area pita berwarna berbeda dengan melakukan operasi perkalian dan pembagian pada garis pusat.
Sentimen pasar: Setiap pita mewakili sentimen pasar yang berbeda, seperti "beli", "jual", "gelembung".
Skala linier logaritmik visualisasi: Memungkinkan pertumbuhan eksponensial ditampilkan secara linier di grafik.
Analisis tren: Membantu memahami apakah harga saat ini menyimpang dari tren yang diharapkan.
Catatan:
Saat menggunakan indikator ini untuk keputusan menghindari puncak atau mengambil dasar, disarankan untuk menggabungkan dengan indikator terkait lainnya untuk melakukan verifikasi silang, guna meningkatkan akurasi dan keandalan keputusan.
#BTC