Kesulitan penambangan Bitcoin telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa, menunjukkan ketahanan dan pertumbuhan ekosistem mata uang kripto yang berkelanjutan.
Penyesuaian terakhir terjadi pada hari Minggu, dengan kenaikan sebesar 1,16%, mewakili pertumbuhan sebesar 24% dalam tiga bulan terakhir.
Menurut laporan CoinWarz, tingkat kesulitan penambangan Bitcoin kini mencapai puncaknya pada 109,78 triliun. Catatan ini mengungkapkan sifat kompetitif penambangan Bitcoin dan kekuatan ekosistemnya.
Kesulitan penambangan Bitcoin telah melampaui level 109,78 triliun, sekali lagi menunjukkan kekuatannya yang berkelanjutan di pasar kripto meskipun ada fluktuasi harga.
Peningkatan kesulitan penambangan Bitcoin terbaru mencapai 109,78 triliun, menandai perkembangan signifikan dalam industri cryptocurrency. Terjadi peningkatan sebesar 1,16% dibandingkan penyesuaian sebelumnya pada 31 Desember. Kesulitan penambangan telah meningkat sebesar 24% dalam 90 hari terakhir, menunjukkan meningkatnya persaingan antar penambang.
Selain itu, peningkatan sebesar 52% sejak awal tahun memperkuat minat yang kuat terhadap penambangan Bitcoin. Data ini mengungkapkan komitmen para penambang terhadap penambangan Bitcoin dan adaptasi mereka terhadap perkembangan teknologi, meskipun terjadi fluktuasi pasar. Penyesuaian tingkat kesulitan menjadi indikator penting kesehatan jaringan.
Hashrate jaringan Bitcoin juga meningkat secara signifikan. Menurut data Blockchain.com pada 15 Desember, hashrate melebihi 800 EH/s (exahash/detik). Pencapaian ini sekali lagi menunjukkan kekokohan infrastruktur Bitcoin.
Analis sering menyatakan bahwa hashrate Bitcoin terkait dengan pergerakan harga. Secara historis, peningkatan hashrate sering kali bersamaan dengan kenaikan harga, sehingga memberikan indikasi penilaian Bitcoin di masa depan.
Penyesuaian tingkat kesulitan selanjutnya diperkirakan akan dilakukan pada tanggal 14 Januari, dan penyesuaian ini diperkirakan akan turun sekitar 8% menjadi 100,7 triliun. Perubahan ini terkait dengan fluktuasi partisipasi penambang dan dampak dinamika pasar, yang mengindikasikan perubahan lingkungan pertambangan.
Penyesuaian tingkat kesulitan Bitcoin terjadi setiap dua minggu, dan mekanisme ini memastikan bahwa para penambang mendapat insentif yang tepat sekaligus mencegah produksi kripto yang berlebihan. Penyesuaian ini tetap menjadi elemen inti model ekonomi Bitcoin seiring berkembangnya jaringan.
Meskipun memiliki fundamental yang kuat dengan tingkat kesulitan dan hashrate yang meningkat, harga Bitcoin akhir-akhir ini berfluktuasi. Awal bulan ini, Bitcoin mencapai rekor tertinggi $108,135, tetapi sekarang turun 13%, dengan nilainya turun menjadi sekitar $93,638.
Kemunduran harga ini menyoroti tantangan yang dihadapi mata uang kripto. Faktor eksternal seperti perkembangan peraturan dan sentimen pasar dapat berdampak besar pada nilai aset kripto. Memahami dinamika ini sangat penting bagi investor dan penambang.