
Pemegang saham Microsoft menolak proposal untuk mengalokasikan cadangan ke Bitcoin, dengan alasan volatilitas dan kekhawatiran stabilitas keuangan.
Rencana yang ditolak menyoroti adopsi Bitcoin oleh perusahaan seperti BlackRock tetapi gagal sejalan dengan prioritas strategis Microsoft.
Amazon mengeksplorasi investasi Bitcoin, menunjukkan strategi yang kontras dengan penolakan hati-hati Microsoft terhadap keterlibatan cryptocurrency.
Pemegang saham Microsoft secara tegas memberikan suara menolak proposal untuk memasukkan Bitcoin ke dalam strategi keuangan perusahaan. Selama rapat tahunan yang diadakan pada 10 Desember, pemangku kepentingan menolak rencana tersebut, yang diajukan oleh National Center for Public Policy Research (NCPPR). Proposal tersebut berusaha mengalokasikan sebagian cadangan Microsoft untuk investasi Bitcoin, dengan menyebutkan manfaat potensial seperti diversifikasi dan peluang pertumbuhan jangka panjang yang signifikan.
https://twitter.com/blockmandev/status/1866681298858713420
Proposal Mendukung Bitcoin sebagai Aset Strategis
NCPPR menyajikan proposal tersebut dengan video rekaman yang menekankan adopsi Bitcoin yang semakin meningkat di antara investor institusional dan perusahaan. Organisasi tersebut berpendapat bahwa alokasi yang moderat sebesar 1% hingga 5% dari keuntungan Microsoft untuk Bitcoin dapat memberikan keunggulan strategis.
Presentasi mencatat bahwa perusahaan seperti BlackRock, salah satu pemegang saham terbesar Microsoft, sudah aktif di pasar cryptocurrency melalui produk seperti ETF Bitcoin. Sementara potensi pertumbuhan Bitcoin disoroti, proposal tersebut juga mengakui volatilitas cryptocurrency dan menyarankan pendekatan hati-hati untuk menghindari risiko yang tidak semestinya.
Dewan Microsoft Menolak Strategi Cryptocurrency
Sebagai tanggapan, dewan Microsoft mengungkapkan keraguan tentang proposal tersebut dalam pengajuan regulasi ke SEC. Dewan menggambarkan rencana tersebut sebagai tidak perlu dan menegaskan kebijakan saat ini perusahaan dalam mengelola dan mendiversifikasi aset kas perusahaan.
Stabilitas dan likuiditas disebutkan sebagai prioritas utama yang dapat terancam oleh fluktuasi harga Bitcoin. Menurut pengajuan tersebut, dewan menekankan pentingnya investasi yang memastikan pengembalian yang dapat diprediksi untuk mendukung operasi perusahaan.
Pemegang Saham Selaras dengan Rekomendasi Dewan
Selama rapat, pemegang saham akhirnya berpihak pada dewan, menolak proposal untuk memasukkan Bitcoin dalam strategi keuangan Microsoft. Keputusan ini mencerminkan sikap hati-hati perusahaan terhadap investasi cryptocurrency, memprioritaskan stabilitas daripada ketidakpastian yang terkait dengan aset digital. Sementara itu, pemangku kepentingan Amazon dilaporkan mengeksplorasi pendekatan yang kontras dengan mengusulkan investasi signifikan dalam Bitcoin, yang mungkin mengindikasikan strategi perusahaan yang berbeda dalam sektor teknologi. Penolakan Microsoft terhadap proposal Bitcoin terjadi ketika Bitcoin baru-baru ini melampaui kapitalisasi pasar sebesar $2 triliun.
