Setelah meroket lebih dari 330% selama periode enam minggu, Dogecoin (DOGE) telah mengalami periode konsolidasi, mempertahankan lintasan sideways selama tiga minggu terakhir. Reli yang penting ini awalnya didorong oleh pertaruhan spekulatif atas kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS, yang dalam bahasa sehari-hari dikenal sebagai "perdagangan Trump". Menyusul keberhasilan Trump dalam pemilu, momentum ini dipertahankan dengan dibentuknya Departemen Efektivitas Pemerintahan (DOGE), yang dipimpin oleh Elon Musk, seorang pendukung terkemuka di komunitas Dogecoin.

Tanggal 5 Desember bisa menjadi katalis utama bagi Dogecoin

Pasar kripto saat ini mengharapkan minggu besar bagi Dogecoin, dengan fokus pada acara penting yang dijadwalkan pada 5 Desember di Washington, DC. Pada hari ini, Elon Musk dan Vivek Ramaswamy akan menyampaikan pidato di hadapan anggota Kongres, menyampaikan proposal penting di bawah naungan Departemen Efektivitas Pemerintah. Perkembangan ini dapat berdampak signifikan pada harga Dogecoin.

Departemen Efektivitas Pemerintahan, disingkat DOGE, memainkan peran penting dalam membentuk pergerakan harga Dogecoin terkini. Di bawah kepemimpinan Musk dan dengan dukungan dari Donald Trump, DOGE bertujuan untuk merampingkan pengeluaran pemerintah dan meningkatkan efisiensi operasional dalam lembaga-lembaga federal. Pengumuman divisi ini saja, serta hubungannya dengan tokoh-tokoh berpengaruh seperti Musk dan Trump, memicu spekulasi signifikan seputar Dogecoin, yang menyebabkan fluktuasi harga yang signifikan.

Data historis menyoroti pengaruh divisi ini terhadap penilaian Dogecoin. Pengumuman penunjukan Musk sebagai pimpinan DOGE menyebabkan harga DOGE naik sebesar 15%. Peningkatan ini meningkat sebesar 120% dalam seminggu, menyusul aktivitas dan dukungan terkait inisiatif ini. Selain itu, Dogecoin meningkat 10% lagi karena DOGE mendapatkan perhatian melalui diskusi luas di media sosial dan kontribusi finansial Musk terhadap tindakan politik terkait.

Pergerakan harga ini merupakan cerminan langsung dari meningkatnya spekulasi perdagangan dan minat masyarakat akibat liputan media dan promosi agresif Musk terhadap Efektivitas Departemen Pemerintah.

Acara tanggal 5 Desember mendatang menandai titik balik penting bagi Dogecoin. Menurut laporan CNBC, Ketua DPR Mike Johnson dari Louisiana mengumumkan bahwa Musk dan Ramaswamy akan bertemu dengan para pemimpin Kongres dari Partai Republik untuk membahas gagasan reformasi besar guna mencapai deregulasi, memangkas administrasi, dan menghemat biaya. Johnson menyatakan, "Pengusaha akan mendiskusikan gagasan reformasi besar untuk mencapai deregulasi, pemotongan administratif, dan penghematan biaya dengan anggota parlemen dari Partai Republik."

Musk dan Ramaswamy telah menyusun agenda ambisius untuk DOGE, termasuk pengurangan signifikan tenaga kerja federal dan penutupan banyak lembaga dan regulator federal. Dalam editorial baru-baru ini di Wall Street Journal, mereka menyatakan niat mereka untuk "menghilangkan pengeluaran yang tidak diizinkan oleh Kongres" dan memotong pendanaan federal untuk organisasi seperti Federal Development Corporation, beberapa organisasi internasional, dan Planned Parenthood. Lebih lanjut, Musk mengusulkan agar Gedung Putih “menghapuskan” Biro Perlindungan Keuangan Konsumen, sebuah lembaga independen yang bertugas mengawasi lembaga keuangan.

Namun, implementasi proposal ini bergantung pada persetujuan kongres, karena Dewan Perwakilan Rakyat memegang kekuasaan untuk mengalokasikan dana federal kepada lembaga-lembaga. Pertemuan mendatang pada tanggal 5 Desember menunjukkan pertimbangan serius para pemimpin Partai Republik terhadap inisiatif Musk dan Ramaswamy.

Dampaknya terhadap harga Dogecoin bervariasi. Konvergensi inisiatif pemerintah dan dukungan Musk meningkatkan visibilitas DOGE di ranah publik yang lebih luas. Volume perdagangan meningkat dan aktivitas perdagangan spekulatif diperkirakan meningkat karena investor memantau dengan cermat hasil pertemuan tanggal 5 Desember.