1. Status hukum

Pisang (BANANA) adalah token yang dibuat sebagai bagian dari ekosistem Binance Smart Chain (BNB). Itu dirilis melalui airdrop, yang menambah legitimasi, tetapi tidak memiliki peraturan yang jelas. Seperti kebanyakan mata uang kripto, BANANA tetap berisiko terhadap perubahan undang-undang aset digital.​​​​

2. Prospek

BANANA berfungsi sebagai token untuk mendukung bot Banana Gun, alat perdagangan mata uang kripto. Akan tetapi, penerapan praktisnya tampaknya terbatas, yang dapat menghambat pengembangan proyek. Nilai token bergantung pada integrasi lebih lanjut ke dalam ekosistem Binance dan pengembangan alat berbasis token.

3. Prakiraan untuk tahun 2025

Analis memperkirakan bahwa harga $BANANA akan mencapai $100-$120 jika proyek tersebut mempertahankan dukungan Binance dan memperluas layanannya. Namun, volatilitas yang tinggi dan utilitas yang lemah menimbulkan risiko yang signifikan bagi investor.

4. Perbandingan dengan proyek lain

BNB: Digunakan untuk membayar biaya dan berpartisipasi dalam DeFi di Binance $BNB , memiliki berbagai kegunaan.

BANANA: Kurang bermanfaat, dengan dampak terbatas pada ekosistem Binance. Perannya dalam proyek Banana Gun terbatas.

5. Pemilik dan perkembangan baru

Proyek ini digerakkan oleh komunitas dan terintegrasi ke Binance. Saat ini, pengembang berfokus pada peningkatan fungsionalitas bot perdagangan. Belum ada inovasi atau perluasan utilitas yang diumumkan.

6. Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan:

Integrasi dengan Binance.

Pengembangan melalui ekosistem bot.

Kontra:

Volume perdagangan rendah.

Penerapan praktis terbatas.

Volatilitas tinggi.

BANANA terlihat menarik untuk investasi spekulatif, tetapi saat ini lebih rendah dibandingkan proyek dengan nilai lebih bermanfaat, seperti BNB.

$BTC