Pola kandil Dark Cloud Cover adalah pola pembalikan bearish dua kandil yang terjadi di akhir tren naik yang berkepanjangan. Kandil pertama adalah kandil bullish yang panjang, yang menunjukkan bahwa pasar berada di tangan pembeli. Kandil kedua adalah kandil bearish yang panjang yang dibuka di atas titik tertinggi kandil sebelumnya tetapi ditutup di bawah titik tengah kandil sebelumnya, yang menandakan bahwa penjual telah menguasai pasar. Berikut adalah representasi bergambar kandil tersebut.

Pola ini terdiri dari lilin bullish yang panjang diikuti oleh lilin bearish panjang yang dibuka di atas titik tertinggi lilin sebelumnya. Lilin hijau adalah bullish dan lilin merah adalah bearish pada gambar di atas. Namun, lilin kedua ditutup di bawah titik tengah lilin sebelumnya, yang menunjukkan pergeseran sentimen pasar dari optimis menjadi negatif. Ini adalah poin terpenting yang membedakan kandil dark cover dari hanya dua pola bullish dan bearish panjang yang muncul secara berurutan. Pola ini sering kali dilihat sebagai indikasi peringatan bahwa pasar akan berbalik dari tren naik menjadi tren turun, tetapi terkadang juga terjadi di pasar yang tidak trendi. Penerapan sinyal perdagangan dalam situasi seperti itu sering kali tipis.
Pola kandil Dark Cloud Cover penting karena dapat memberi petunjuk awal kepada para pedagang untuk meninggalkan posisi beli atau memasuki posisi jual. Pola ini menunjukkan bahwa pembeli tidak dapat mempertahankan kekuatan pasar dan bahwa penjual telah mengambil alih. Pola ini dapat digunakan sebagai sinyal bagi para pedagang untuk menjual atau memasuki posisi jual, mungkin memanfaatkan tren penurunan.
Pola sudah dibuat?
Pedagang mencari karakteristik tertentu yang membedakan pola kandil Dark Cloud Cover dari pola lain saat mengidentifikasinya. Pola dark cloud cover terdiri dari dua kandil, yang pertama seharusnya merupakan kandil bullish yang panjang, yang menunjukkan bahwa pembeli telah menang.

Lilin kedua haruslah lilin bearish panjang yang dibuka di atas titik tertinggi lilin sebelumnya tetapi ditutup di bawah titik tengah lilin sebelumnya, yang menunjukkan bahwa pasar telah diambil alih oleh penjual. Pedagang akan mengenali pola kandil Dark Cloud Cover setelah karakteristik ini diidentifikasi.
Kapan Pola Candlestick Dark Cloud Cover muncul?
Pola kandil Dark Cloud Cover muncul setelah pasar naik. Pola ini merupakan pola pembalikan bearish yang menunjukkan bahwa sentimen pasar sedang bergeser dari bullish menjadi bearish. Lihat gambar di bawah ini.

Anda dapat melihat di sini bahwa pasar berada dalam tren bullish pada awalnya. Pasar berubah menjadi bearish segera setelah pola dark cloud cover muncul.
Pola ini dihasilkan oleh dua candle, yang pertama adalah candle bullish panjang dan yang kedua adalah candle bearish panjang yang dimulai di atas titik tertinggi candle sebelumnya tetapi ditutup di bawah titik tengahnya. Trader sering menunggu pola Dark Cloud Cover berkembang setelah kenaikan yang panjang, karena pola ini mengindikasikan bahwa pembeli kehilangan momentum dan pembalikan tren mungkin terjadi. Kehadiran pola ini dapat mengindikasikan kemungkinan perubahan suasana pasar, yang memungkinkan trader untuk menjual atau memasuki posisi short.
Bagaimana Berdagang dengan Pola Candlestick Dark Cloud Cover di Pasar Saham?
Trading dengan pola kandil dark cloud cover merupakan proses tiga langkah yang sederhana. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dijelaskan.
Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi polanya. Anda mencari candle bearish yang panjang setelah candle bullish yang panjang. Gambar di bawah ini adalah representasi bergambar.
Langkah kedua adalah mengonfirmasi tren dengan indikator teknis. Anda harus menggunakan indikator seperti RSI untuk ini. Anda bertindak berdasarkan tren saat indikator mengonfirmasi apa yang disarankan oleh pola.
Awan gelap menunjukkan pasar yang sedang melemah. Anda memperdagangkan pasar yang melemah terutama melalui shorting. Shorting adalah saat Anda bertaruh pada pasar yang akan jatuh. Anda juga dapat keluar dari posisi Anda (jika Anda sudah memilikinya) untuk menghindari kerugian lebih lanjut.
Sebaiknya pertimbangkan juga kondisi pasar saat bertransaksi dengan kandil awan gelap. Pola tersebut dapat menghasilkan sinyal palsu di pasar yang tidak stabil atau pasar yang sangat fluktuatif.
KIRIMKAN KAMI $TIP JIKA ANDA MENYUKAI KAMI
ARTIKEL DAN PELAJARI SEMUA TENTANG POLA CANDLESTICK.
