Kapitalisasi pasar
Kapitalisasi pasar (market cap) adalah nilai pasar (biasanya dinyatakan dalam dolar) dari seluruh koin yang beredar.
📌Misalnya: pasokan Bitcoin yang beredar adalah ~19 juta, dan harga satu koin adalah ~$39.000. Kita kalikan dan dapatkan nilai kapitalisasi pasar sebesar ~$742 miliar.
Karena harga kripto terus berubah, kapitalisasi juga berubah. Ini adalah indikator yang sangat penting ketika mengevaluasi koin, karena semakin tinggi batasnya, semakin rendah volatilitasnya.
📌Contoh: Untuk menggerakkan harga Bitcoin, Anda perlu melakukan transaksi pembelian/penjualan senilai miliaran dolar, sedangkan untuk memanipulasi harga koin yang lebih kecil, transaksi beberapa puluh ribu dolar saja sudah cukup.
Selain itu, kapitalisasi pasar bersamaan dengan sirkulasi dan total pasokan membantu memahami potensi pertumbuhan harga koin tertentu dibandingkan koin lainnya.
Beredarnya usulan
Persediaan yang beredar adalah jumlah uang logam yang diterbitkan yang saat ini beredar di masyarakat. Bersamaan dengan itu, penting juga untuk menyebutkan indikator persediaan maksimum – jumlah koin yang dapat digunakan.
Dengan mengalikan pasokan yang beredar dengan harga per koin, kita mendapatkan ukuran kapitalisasi pasar mata uang kripto.
📌Sebagai contoh, mari kita ambil Bitcoin: ~19 juta token yang beredar * harga ~$38,436 = kapitalisasi ~$731 miliar.
Jika suatu mata uang kripto memiliki pasokan yang beredar dalam jumlah besar, potensi kenaikan nilainya tidak besar. Dan jika dia tidak memiliki pasokan maksimal sama sekali, pertumbuhan pesat hanya akan menjadi khayalan belaka.
📌Contoh 1: Persediaan $DOGE yang beredar sekarang berjumlah 132 miliar token dengan harga $0,13. Untuk mencapai harga minimal $1, kapitalisasi pasar harus meningkat dari $17 miliar menjadi $132 miliar. Seberapa besar kemungkinan $DOGE akan menyalip $USDT, salah satu stablecoin paling terkenal, dalam kapitalisasi? Inilah jawaban Anda tentang prospek.
📌Contoh 2: Tawaran yang beredar dari yearn.finance $YFI (juga maksimum) 36.637 token dengan harga $17.318. Kapitalisasi - $634 juta. Dengan batas hanya $1 miliar (yang cukup dapat dicapai dalam kripto), the harganya sudah menjadi $27,294. Lumayan, Benar?
Alokasi, distribusi, vesting
Semua token dibuat berdasarkan model distribusi tertentu. Seringkali ini merupakan peluncuran yang adil atau pra-penambangan.
👉 Dengan peluncuran yang jujur, sejumlah kecil orang mulai menambang koin/token secara kolektif (misalnya: Bitcoin, Litecoin). Siapa pun yang ingin mendapatkan koin ini dapat menambangnya atau membelinya nanti di situs mana pun.
👉 Dalam pra-penambangan, tim menambang seluruh atau sebagian token terlebih dahulu untuk menjualnya sebelum peluncuran jaringan dan meningkatkan investasi. Biasanya, sebagian besar token yang sudah ditambang didistribusikan antara tim dan investor swasta, dan hanya sebagian kecil dari alokasi yang dialokasikan untuk penjualan publik.
ℹ️ Ketika tim dan investor diberikan terlalu banyak alokasi, hal ini dapat menjadi masalah dan berdampak negatif pada harga (jika mereka mulai menjual tokennya secara massal).
Namun tidak semuanya begitu menakutkan: penjualan satu kali dalam jumlah besar terhambat oleh adanya vesting.
📌 Vesting menentukan periode pemblokiran dan “pelepasan” token yang telah ditambang sebelumnya. Misalnya, token tim inti proyek Jaringan Legiun akan dikunci selama 12 bulan, kemudian dibuka secara bertahap selama 12 bulan.
Informasi tentang model distribusi, alokasi dan vesting dapat ditemukan di situs resmi proyek, serta di ICO Drops 🤫
Inflasi dan deflasi
Mata uang kripto apa pun bersifat inflasi atau deflasi.
📌 Inflasi mata uang kripto adalah peningkatan jumlah koin/token yang beredar (peredaran pasokan), deflasi adalah penurunan.
ℹ️ Sebagai aturan, mata uang kripto dengan pasokan maksimum tertentu ($BTC, $EGLD) dianggap deflasi (baca: langka), karena potensi pertumbuhan permintaan dan harga tidak terbatas, tidak seperti jumlah token.
ℹ️ Token protokol farmasi, penyediaan likuiditas, dll. ($BSW, $INST) seringkali bersifat inflasi. Tujuan utama mereka adalah memberi penghargaan kepada pengguna karena berinteraksi dengan protokol. Oleh karena itu, semakin banyak orang yang melakukan staking atau menyediakan likuiditas, semakin banyak token yang ditanam, maka semakin berkurang nilainya.
➱ Dalam praktiknya, ada mata uang kripto yang mengalami inflasi yang timnya berhasil mengurangi jumlah pasokan. Untuk tujuan ini, mekanisme pembakaran khusus digunakan.
📌 Contoh: Binance membakar sejumlah $BNB setiap kuartal. Ethereum pada Agustus 2021 meluncurkan mekanisme pembakaran komisi dalam $ETH, yang sebelumnya dibayarkan kepada penambang.