FTX Group, platform kripto yang menghadapi beberapa kendala keuangan, baru saja mengungkapkan asetnya. Berikut rinciannya:

Klaim Non-Pelanggan: Lebih dari 2.300 klaim non-pelanggan diajukan di FTX, dengan total lebih dari $379 miliar pada 30 Juni 2023. Setelah memilah klaim yang dianggap palsu atau berlebihan, kita tinggal dengan klaim non-pelanggan senilai $56 miliar.

Klaim Pelanggan: Hingga 24 Agustus 2023, ada sekitar 36,075 klaim pelanggan senilai $16 miliar yang diajukan terhadap FTX dan FTX.US. Namun, baru sekitar 10% dari total klaim nasabah yang mendapat lampu hijau.

Aset Kripto: Jumlah aset kripto FTX mencapai sekitar $3,4 miliar pada 31 Agustus 2023. Sepuluh aset kripto teratas yang dimiliki FTX termasuk Solana (SOL) senilai $1,16 miliar, Bitcoin (BTC) senilai $560 juta, dan Ether (ETH) dengan banderol harga $192 juta.

Aset Lainnya: Selain kripto, FTX memiliki aset lain seperti uang tunai dingin, dengan total $2.6 miliar, investasi broker senilai $529 juta, dan properti di Bahama senilai $199 juta.

Klaim yang Teridentifikasi: Saat ini, FTX sedang mencari potensi klaim sebesar sekitar $16,6 miliar yang telah diidentifikasi. Mereka telah menerima sekitar $588 juta dari klaim harta karun mereka, dengan investasi tambahan sekitar $5,3 miliar dalam tahap penyelidikan.

Tindakan Melawan Orang Dalam: FTX juga telah mengidentifikasi lebih dari 50 tindakan potensial senilai $2,2 miliar terhadap orang dalam perusahaan, termasuk mantan eksekutif perusahaan.

Kontribusi Politik dan Amal: Ada kemungkinan FTX dapat memperoleh kembali sekitar $86,6 juta dalam kontribusi politik dan amal.

Portofolio Investasi Ventura: FTX menawarkan portofolio investasi ventura senilai sekitar $4.5 miliar, mencakup 438 investasi. Dari jumlah tersebut, sekitar $3,78 miliar telah berhasil dipulihkan.

Semua aset ini merupakan bagian dari rencana pemulihan FTX, dengan potensi peluncuran FTX 2.0 diharapkan pada Q2 2024. 🔥💰 #Crypto #FTX #Assets #Financials