Tom Lee: Kenaikan Harga Minyak Menekan ETH Turun 🛢️📉
Korelasi Invers Minyak-ETH Mencapai Rekor 🔄
⏩ Ketua Bitmine, Tom Lee, mengatakan bahwa lonjakan harga minyak adalah hambatan utama bagi Ethereum.
⏩ Korelasi invers ETH-minyak kini berada di level tertinggi sepanjang masa, menurut postingan X-nya tanggal 18 Mei.
⏩ ETH diperdagangkan dekat $2,100, turun 3% dalam 24 jam dan 12% dalam sebulan terakhir.
Rasa Sakit Jangka Pendek, Teori Jangka Panjang Tetap Utuh 🚀Lee menyebut tekanan minyak sebagai kebisingan jangka pendek, bukan masalah struktural.
⏩ Dia mengharapkan ETH untuk pulih jika harga minyak berbalik turun.
⏩ Faktor pendorong jangka panjang tetap pada tokenisasi RWA dan AI agentic, yang dia katakan masih ada untuk 2026.
Pasar Terflush 💥
⏩ Penurunan ETH semakin cepat setelah peringatan geopolitik Trump tentang Iran.
⏩ $256M posisi long ETH dilikuidasi dalam aksi jual, bagian dari $660M di seluruh crypto.
⏩ Binance mencatat lebih dari $1.1B dalam volume jual taker. Posisi long ETH dengan leverage tinggi kini turun menjadi ∼$600M dibandingkan $6.3B dalam posisi short.
Pengaturan Teknikal Berubah 📊
⏩ Analis mencatat adanya gap baru CME di $2,200 dan tiga gap yang belum terisi hingga $3,200, mengurangi risiko penurunan.
⏩ ETH mencapai titik terendah 10 bulan terhadap BTC di bawah 0.028. Trader melihat zona support tetapi mengharapkan satu leg lagi turun sebelum pemulihan.
Garis Bawah 🎯
Lee melihat minyak sebagai penekan utama pada ETH saat ini, tetapi mengharapkan pemulihan jika harga minyak mendingin. Taruhan struktural pada tokenisasi dan AI menjaga pandangannya untuk 2026
#️⃣
#Ethereum #TomLee #OilPrices #Tokenization #ETHBTC $ETH