Sebuah studi Bank of Canada yang dirilis pada 4 Oktober 2023 menemukan bahwa bank sentral yang berupaya menerapkan mata uang digital bank sentral (CBDC) untuk mencapai inklusi keuangan akan menghadapi sejumlah tantangan yang tidak diketahui.

Studi bertajuk “CBDCs dan inklusi keuangan: pemeriksaan tantangan dan peluang,” menemukan bahwa CBDC berpotensi memfasilitasi akses terhadap layanan keuangan bagi masyarakat yang saat ini dikecualikan. Namun, studi tersebut juga menemukan bahwa ada sejumlah tantangan yang perlu diatasi oleh bank sentral agar CBDC benar-benar inklusif.

Salah satu tantangan utama adalah kurangnya akses terhadap teknologi. CBDC mengandalkan teknologi digital, seperti teknologi blockchain, yang mungkin mahal dan sulit digunakan bagi orang-orang yang tidak memiliki akses terhadap teknologi modern.

Tantangan lainnya adalah rendahnya literasi keuangan. Orang-orang yang terpinggirkan secara finansial sering kali tidak memiliki pemahaman dasar tentang cara kerja jasa keuangan. Hal ini dapat mempersulit mereka untuk menggunakan CBDC secara efektif.

Studi ini juga menemukan bahwa bank sentral perlu mempertimbangkan secara hati-hati implikasi sosial dan ekonomi dari CBDC. Misalnya, CBDC dapat menggantikan penyedia jasa keuangan tradisional, sehingga dapat berdampak negatif pada komunitas yang bergantung pada layanan tersebut.

Secara keseluruhan, studi ini menemukan bahwa CBDC berpotensi menjadi alat yang ampuh untuk inklusi keuangan. Namun, bank sentral perlu mengatasi sejumlah tantangan untuk menjadikan CBDC benar-benar inklusif.

Sumber: https://twitter.com/bankofcanada/status/1708104509799514560

#CBDC #regulation